Heechul

KyuMin FF | GS | Please, Don’t Leave Me | Chapter 2 | Part A

Posted on Updated on

Gambar

Genre : Hurt/Comfort, Angst

Main Cast : Kyuhyun

Sungmin

Sungrin *author numpang, jangan ditimpukin!*

Slight Cast : Hangeng, Heechul as Sungmin’s Parents

Kangin, Leeteuk as Kyuhyun’s Parents

Yunho, Jaejoong as Sungrin’s Parents

Eunhyuk as Sungmin’s friend

Disclaimer : Semua cast disini asli milik Sang Pencipta, tapi ini FF punya author!

Warning : GS for Sungmin, Leeteuk, Heechul, Jaejoong, and Eunhyuk

Age change Kyuhyun >2 tahun dari Sungmin

Bahasa nggak sesuai EYD + gaje

|———-13+7———-|

120130

Kyuhyun’s POV
Huwaaa.. Ternyata nggak banyak yang berubah dari Seoul sejak 5 tahun setelah aku ke Kanada. Aku jadi ingin bertemu Minnie Bunny ku, lagipula appa sedang pergi, lebih baik aku cari Minnie deh. Tapi kemana ya? Taman tempat kami bertemu dulu? Tapi dia kan sekarang jadi artis, mana ada waktu santai disana? Sudahlah, aku kesana saja.

Kyuhyun’ POV End
Sungmin’s POV

Kyuhyun oppa, apa kabarmu sekarang? Kenapa tidak pernah mengabariku?

drrt.. drrt *hp getar nih :D*

“yeoboseyo? waeyo, hyukkie-ah?”
“min, aku dapat kabar.. katanya kyuhyun oppa sekarang ada di Seoul”
“mwo?! sekarang?? dimana dia??”
“hae bilang dia lihat kyuhyun oppa ada di taman favorit kalian”
“gomawo, hyukkie-ah! Aku mau kesana sekarang! bye!”

piip..

@Taman

Namja yang duduk di kursi itu? apa iya dia kyuhyun oppa? dia jauh lebih tampan sekarang. apa dia masih mengingatku?

“Kyuhyun oppa?”
“Minnie?”

Ternyata benar dia kyuhyun oppa ku. Senang rasanya dia masih mengenalku.

Sungmin’s POV End
Normal POV

Kyuhyun yang sangat merindukan Sungmin langsung memeluk Sungmin erat ketika yeoja imut itu menghampirinya.

“Minnie-ya, bogoshippeo.. Apa kabar, chagiya?”
“Nado, oppa.. Aku baik, oppa sendiri?”
“Aku juga baik, umm.. Minnie, ada yang ingin ku beritahukan padamu, chagi”
“Apa, oppa??”
“3 februari nanti aku akan menikah, appa menjodohkan aku dengan Sungrin. Teman SMA kita, sahabatku sejak kecil”
“MWO??!! Oppa, jangan bercanda. Oppa meninggalkanku 5 tahun, lalu akan meninggalkanlu begitu saja, eoh?! Andwae!”
“Minnie, mianhae.. Jeongmal mianhae. Aku masih sangat mencintaimu, tapi aku tidak bisa lagi menolak keinginan appa, Minnie chagi”
“Kau jahat, oppa!”
“Minnie!”

Minnie pun berlalu meninggalkan kyuhyun sambil menangis. Entah kemana tujuannya sekarang. Perasaannya begitu sakit, hati nya bagaikan tertusuk oleh belati karena pernyataan kyuhyun tadi.

|———-13+7———-|

@Kangin’s Room

“Appa, aku sudah mengatakannya pada Minnie”
“Mengatakan apa, Kyu?”
“mengatakan bahwa aku akan menikah minggu ini dengan Sungrin. Sesuai dengan yang appa inginkan”
“bagus, itu baru anakku Cho Kyuhyun. Cho kyuhyun yang menurut dengan perintah appa”
“ne, appa”
“sudah, kau temani Sungrin saja sana. Dia menunggumu dari tadi”

@Guest Room

“Sungrin-ah”
“oppa!”
“yaa, jangan memelukku seerat itu. Sesak tau”
“ah? Mianhae, oppa. Oppa habis darimana sih? Teukkie eomma bilang oppa hilang dari pagi”
“aku habis bertemu Minnie tadi”
“Minnie? Minnie eonnie maksud oppa?”
“ne”
“apa kabarnya sekarang??”
“dia baik-baik saja”
“apa dia datang di pernikahan kita nanti?”
“itu.. Mollayo”
“wae??”
“sungrin-ah, kau tahukan aku sudah punya yeojachingu sebelum dijodohkan denganmu?”
“ne, aku tahu. Lalu apa hubungannya dengan Minnie eonnie?”
“dia yeojachinguku, Sungrin-ah?”
“MWO?! M..minnie.. Eonnie? Dia yeojachingumu itu, oppa?”
“ne”

Sungrin sangat terkejut mengetahui bahwa ‘eonnie’ kesayangannya adalah yeoja chingu dari tunangannya. Tak pernab terpikir oleh Sungrin bahwa kedekatan Kyuhyun dan Sungmin adalah karena mereka sepasang kekasih. Sungrin seketika pergi meninggalkan Kyuhyun dan menghampiri Leeteuk di dapur yang sedang memasak.

“eomma”

Suara Sungrin begitu lirih memanggil Leeteuk saat ia memeluk Leeteuk. Dia terlihat bingung dan sedih.

“Sungrin chagi. Waeyo? Kenapa menangis, hm?”
“eomma, apa benar yeoja chingu oppa itu Minnie eonnie?”
“d..darimana kau mengetahuinya?”
“oppa yang mengatakannya padaku, eomma.. hiks..”
“itu benar, Sungrin-ah. Sudahlah, pasti Kyu akan melupakannya. Kalian kan akan segera menikah. Bukan begitu?”
“ne, eomma. Tapi apa oppa akan benar-benar melupakannya untukku?”
“tentu saja, Sungrin-ah. Sudah, jangan menangis lagi. Ayo bantu eomma bawa makanan ini ke meja makan. Waktu makan siang sudah terlewat setengah jam”
“ne, eomma”

KyuMin FF | GS | Please, Don’t Leave Me | Chapter 1 (Short)

Posted on Updated on

Gambar

Genre : Hurt/Comfort, Angst

Main Cast : Kyuhyun

Sungmin

Sungrin *author numpang, jangan ditimpukin!*

Slight Cast : Hangeng, Heechul as Sungmin’s Parents

Kangin, Leeteuk as Kyuhyun’s Parents

Yunho, Jaejoong as Sungrin’s Parents

Eunhyuk as Sungmin’s friend

Disclaimer : Semua cast disini asli milik Sang Pencipta, tapi ini FF punya author!

Warning : GS for Sungmin, Leeteuk, Heechul, Jaejoong, and Eunhyuk

Age change à Kyuhyun >2 tahun dari Sungmin

Bahasa nggak sesuai EYD + gaje

|———-13+7———-|

120127

Sungmin’s POV

“Hey, Min! Kok masih disini? Katamu tadi mau pemotretan…”

“Masih 2 jam lagi sih sebenarnya”

Aish, ini monkey nyasar! Baru juga ini telinga istirahat habis dengerin dia cerita sepanjang Sungai Han, pasti sekarang mau cerita lagi. Eh! Loh, kenapa malah aku keceplosan bilang masih 2 jam lagi? Haduhh, tuhkan. Dia udah cengar cengir kayak anak kecil dikasih permen. Baboya, Min!

“Eh, Min. Tau nggak? Barusan Hae sms aku. Dia bilang__”

Potong aja deh omongannya, hahha!

“Hyuk, aku pulang dulu yaa.. Bye~!”

Ahhaha, ku tinggalin aja deh dia! Biarin dia melongo gitu kayak si nemo Donghae, pacarnya!

Sungmin’s POV End

|———-13+7———-|

@Kanada

Normal POV

Di kediaman keluarga Cho, tepatnya di depan pintu kamar Kyuhyun, terlihat seoarang yeoja yang tak lain adalah tunangan Kyuhyun, Sungrin, sedang berteriak kepada kyuhyun yang sedang berada di dalam kamar.

“Oppa, buka pintunya dong! Aku capek nih nungguin oppa!”

“Sungrin-ah! Jangan berisik! Nggak bisa ya sehari aja nggak ganggu aku?!”

“Hiks..”

Kali ini Sungrin tak lagi menjawab, melainkan pergi keluar begitu saja dari rumah keluarga Cho sambil menangis karena dibentak Kyuhyun. Leeteuk yang kaget melihat Sungrin segera pergi ke kamar Kyuhyun.

Tok tok tok..!

“Kyu, ini umma. Boleh umma masuk, chagi?”

“Umma? Ah, ne. Masuk saja, umma”

Aku pun segera masuk ke kamar anakku dan mendekati dia yang sedang duduk di lantai dekat bed king size nya sambil melihat selembar foto.

“Kyu, sedang apa?”

“Eum.. Ini, umma..”

Kyu melihatkan foto yang ia pegang pada ku. Foto Sungmin ternyata, yeojachingu nya ketika kami masih di Korea dulu. Kangin, suamiku, memutus semua kontak Kyu dengan Korea ketika kami pindah ke Kanada dan juga menjodohkan Kyu dengan Sungrin, putri tunggal sahabat kami Yunho dan Jaejoong. Semenjak itu, Kyu hanya berani bercerita tentang Sungmin padaku karena takut dengan Kangin.

“Kyu kangen Minnie, umma”

“Umma mengerti perasaanmu, Kyu. Tapi bagaimana dengan Sungrin? Bagaimanapun juga ia tunanganmu. Appamu bisa marah lagi jika ia tahu kamu masih mencintai Minnie.”

“Aku mencintai Sungrin, tapi cintaku pada Minnie lebih besar, umma”

“Dasar bocah setan! Masih juga kau berani mengatakan kau tetap lenih mencintai yeoja itu?!”

“A..appa..”

Omo! Ternyata Kangin mendengar percakapan kami! Eotteohke?

Leeteuk’s POV End

Author’s POV

PLAAAKK!!
Begitu keras terdengar tamparan yang Kyuhyun terima dari appanya.

“Dasar anak tidak tahu diri! Berapa kali appa katakan, lupakan yeoja itu! Apa susahnya sih?!”

“Mianhaeyo, appa.. Jeongmal mianhae. Aku belum bisa”

“Neo!!”

Terlihat Kangin ingin menampar Kyuhyun lagi, namun tangannya ditahan oleh Leeteuk.

“Sudahlah, yeobo. Jangan memarahi Kyu terus, biarlah ia mencoba lagi melupakan Sungmin. Tidak mudah untuk melupakan seseorang yang kita cintai untuk mencintai orang lain”

“Aish! Baiklah, kali ini kuberi bocah setan itu kesempatan karena kau, yeobo. Tapi jika ia masih mengulangi, tak akan ada lagi kesempatan untuknya!”
“Ne, yeobo. Sudah, ayo kita ke kamar saja”
“Sebentar. Kau, bocah setan! 1 minggu lagi pernikahanmu dan Sungrin akan dilaksanakan, 3 hari lagi kita akan berangkat ke Korea. Ingat, minggu ini adalah kesempatan terakhirmu untuk melupakan yeoja itu!”

Begitulah yang disampaikan Kangin sebelum berlalu ke kamarnya bersama Leeteuk.

|———-13+7———-|

yang baca atau sekedar mampir, dimohon comment or sarannya yaa.. Mianhae chapter 1 ini super pendek 😦

KyuMin FF | GS | Anger, Laugh, and Love

Posted on Updated on

Anger, Laugh, and Love

Genderswitch Fanfiction

Genre : Friendship > kemungkinan bakalan Romance di chapter berikutnya. Karena ini FF Chaptered
Disclaimer : Semua cast disini punya SM Entertainment, keluarga mereka, dan Tuhan. Cerita ini sah buatan author dan teman author.
Rated : T
Pairing :
Cho Kyuhyun as namja
Lee Sungmin as yeoja
Other Cast :
Lee Hyukjae as yeoja (sungmin’s friend)
Choi Minho > Cho Minho (kyu’s brother)
Kim Heechul as yeoja (kyu’s mother)
Cho Hankyung as namja (kyu’s father)
Kim Youngwoon/Kangin as namja (kyu, sungmin, and eunhyuk teacher)
Warn: Typo?, super gaje, DON’T LIKE DON’T READ *kalo bisa*, alur kecepetan
NOTE : Annyeong haseyo yeorobun fanfic ini ngambil dari komik Anger, Laugh, and Love punya Satori Tae sensei.(gak banyak ngambil, banyak yang diedit). It’s our first fanfic
Summary : Nilai sungmin di sekolah tidak begitu bagus. Ketika sungmin memecahkan vas milik kepala sekolah, kyu si pintar menolong sungmin. Tetapi kemudian kyuhyun memaksa sungmin menjadi pembantunya di rumah. Ternyata ketika di rumah kyu berbeda! Sungmin merasa, kyu yg di sekolah bukan kyu yg sebenarnya. Apa sungmin bisa membuat kyu menjadi dirinya sendiri?

The Story Begin
^Normal Pov^
Ruang Kelas 2-1
“Untuk pertanyaan nomor 2…. Sungmin!!”
“Min…sungmin” Bisik eunhyuk kepada sungmin
“LEE SUNGMIN! BANGUN!” Teriak youngwoon atau kangin seonsaengnim. Kangin seonsaengnim adalah guru paling killer di Hanguk Senior High School. #tuh nama ngasal…
“Eh…Selamat pagi, seonsaeng” Jawab sungmin
“DASAR! MEMANG BEGITU YA KELAKUAN ORANG YG NILAINYA BURUK!? GARA-GARA KAMU, NILAI RATA-RATA KELAS KITA JADI TURUN. KAMU HARUS TAHU DIRI DONG! AKU AKAN MINTA WAKIL KEPALA SEKOLAH MEMANGGIL ORANG TUA MU.” Teriak kangin seonsaengnim (lagi) #tabah ya oppa
“Tapi, pelajaran seonsaeng memang membosankan” Elak sungmin
“APA KATAMU!?”
Sungmin mulai merasakan aura kelam nan mistis(?) sang guru pun hanya menjawab #kayak yesung oppa aja. Dihajar cloud..
“Ah, gwenchana.”
“Sudahlah! kyuhyun, coba jawab soalnya!” perintah kangin seonsaeng
“Ne! Yg dimaksud dengan dia di sini adalah guru yg disebut di paragraph sebelumnya. Jadi, jawabannya A.” jawab kyuhyun
Reaksi kangin seonsaeng seketika berubah
.
“Hebat!!! Jawabannya sempurna. Di kelas ini memang kyuhyun yg pintar.” Nada bicara kangin seonsaeng yg tadinya keras langsung melembut.
^Sungmin Pov^
“Hebat! Jawabannya sempurna. Di kelas ini memang kyuhyun yg pintar.” Nada bicara kangin seonsaeng yg tadinya keras langsung melembut.
Huh… kenapa sikapnya beda begitu? Dasar guru pilih kasih!
Skip Time
.
.
Break Time
“KYUHYUN!!! KYYAAAA!!” Aissh!.. telingaku menangkap sinyal berbahaya(?)
“KETERLALUAN! Berisik sekali sih. Mengganggu orang tidur saja.” keluhku
Yah, beginilah rutinitas kelas 2-1 saat istirahat, selalu dikunjungi oleh fans CHO KYUHYUN #Kyu jadi anaknya Siwon
Tiap hari ada saja anak perempuan yg datang untuk mengunjungiNYA.
“Nggak apa-apalah. Kyuhyun kan populer. Banyak yg iri karena kita sekelas sama dia. Lagipula yg tidur kan cuma kamu, Minnie” Eunhyuk mulai angkat bicara. Aku sempat khawatir dengan chingu tersayangku ini, soalnya sejak insiden kangin seonsaeng tadi dia diam saja sih.
“Aku benar-benar nggak mengerti.”
Cho Kyuhyun. Dia sangat sopan. Selalu tersenyum kepada orang sekitarnya. Selalu nomor satu. Juga aktif di OSIS. Dia juga lumayan tampan.
“Aku sih nggak suka orang seperti itu. Karena terlalu sempurna, jadinya membosankan.” Kataku tanpa merasa bersalah
EH? Dia menoleh. Gawat. Dia dengar ya!? Aku dan eunhyuk langsung ber-sweatdrop ria.
Kyu langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain.
Eeh? Dia kok nggak marah sih?
Membosankan… Benar-benar deh, tiap hari membosankan.

^Normal Pov^
Ruang KepSek

“Sungmin hari ini tidur sampai ngiler!” Eunhyuk memulai lawakannya
“Mataku sih terbuka, tapi sebenarnya aku tidur” balas sungmin
HAHAHAHAHAHA..
“HUUH. Kok nggak ada hal yg menarik, ya?”
“Sungmin selalu bilang begitu.” Jaejoong menyahut
“Kalau saja… tiba-tiba… terjadi sesuatu yg menarik.”
DUK!
PRAAANNG!
Sepertinya memang akan terjadi sesuatu yg menarik. Mereka segera mencari arah suara, seketika mereka menatap benda yg jatuh tersebut dengan pandangan horror.
.
.
“Itukan salah satu koleksinya Pak Kepala Sekolah”
Vas koleksi kepala sekolah. Camkan sodara-sodara. KEPALA SEKOLAH#plaak
Kondisi vas tersebut terbelah 2. Harganya pun dijamin mahal. Gosipnya, Pak Kepala Sekolah adalah mantan mafia.
“Halo, anak-anak!” suara ini…
Suara KEPALA SEKOLAH, Whua!
“GRRR! SIAPA YG MEMECAHKAN VASKU YG BERHARGA!?” Keluar deh sisi GELAP Kepala Sekolah yg bijaksana.
“Lee Sungmin. Tamatlah riwayatmu. Pasti aku di suruh mengganti. Kepala sekolah kan membelinya di pelelangan. Lagipula, itu koleksi favoritnya” batin sungmin.
Kyuhyun langsung datang kehadapan sungmin, lalu tersenyum. Tapi senyuman itu sungmin anggap sebagai seringai setan.
“Gawat. Pasti diadukan!” sungmin menjadi semakin panik
“Pak kepala sekolah… saya yg memecahkannya” jawab kyuhyun berbohong
“SAYA MINTA MAAF! Waktu menyapu tadi, saya menyenggol mejanya. Gara-gara tangan saya ceroboh… vas bapak yg berharga jadi pecah” kyuhyun mulai beralasan.
“…….” Belum ada respon dari kepala sekolah
1 detik
2 detik
3 detik
Sampai akhirnya..
“Gwenchana, Kyuhyun ssi. Bapak senang kamu mau jujur. Jangan khawatir”
“Lho, sikapnya tiba-tiba berubah. Kenapa ini?” batin sungmin resah
“Mianhamnida” ucap kyuhyun mengakhiri suasana yg menurut sungmin menegangkan karena bisa saja ia ketahuan yg memecahkan vas tersebut.
“Ayo, kembali bekerja. Jangan ribut” sisi bijaksana kepala sekolah kembali lagi
“Sungmin” panggil kyuhyun. “Nanti bisa ke ruang OSIS? Aku mau bicara”
“N..ne” sungmin yg baru saja merasa lega langsung menjadi khawatir kembali.

Ruang OSIS
“A..hahaha. Tadi gomawo, ne. Aku nggak menyangka kyuhyun mau menolongku. Aku bisa dimarahi habis-habisan sama kepala sekolah. Aku ceroboh, hehehe. Bla, bla..” sungmin menggaruk tengkuknya yg tidak gatal untuk melampiaskan kegugupannya.
“Gwenchana” balas kyuhyun sambil tersenyum manis (evil)
“Ya sudah, kalau begitu. Gomawo, ne. Sampai besok” balas sungmin sambil berusaha pergi dari tempat tersebut
“Chamkanman! Aku mau minta sesuatu”
DEG!
Sungmin mulai sweatdroped.
.
.
“Membantumu? Di rumah?” sungmin bertanya untuk memastikan
“Ne” kyuhyun menjawab tanpa merasa bersalah
“Orang tuaku nggak ada (gak di rumah maksudnya) jadi, aku perlu orang untuk melakukan pekerjaan rumah tangga. Aku sibuk belajar, jadi nggak sempat” ucapan kyuhyun membuat sungmin semakin bingung
“Sungmin bersedia?” belum sempat sungmin mencerna kata-kata tadi, kyu sudah menanyakan pendapatnya
“M..mwo!? chamkanman.. aku sama sekali tidak mengerti. Aku kan nggak ada hubungannya dengan kyu. Kenapa minta hal seperti itu?” sungmin minta penjelasan
“Kamu bilang nggak suka padaku. Baru pertama kali ada yg bilang begitu. Jadi, aku cuma minta padamu. Mana yg lebih baik, mengaku pada kepala sekolah kalau kamu memecahkan vasnya atau menuruti apa yg aku minta?” perkataan kyuhyun terdengar seperti ancaman bagi sungmin
“Jawabannya cuma satu.” Kyuhyun maju lebih dekat kearah sungmin, tepat di depannya.
“Mulai hari ini, kamu adalah pembantuku” perkataan kyuhyun membuat sungmin semakin bingung
“Oh iya, aku punya dongsaeng yg masih smp. Aku tunggu pulang sekolah”
Sungmin belum beranjak dari tempatnya sedikitpun. Sepertinya dia masih shock.
“Mwo…! Apa-apaan, nih?” sungmin berteriak setelah kyuhyun pergi

Pulang Sekolah
Kyuhyun sedang membacakan jadwal pekerjaan rumah tangga yg akan sungmin lakukan mulai hari ini
“Setiap hari, datang jam 6 terus mencuci dan beres-beres. Jam 7, menyiapkan sarapan. Pulang sekolah, menyapu dan belanja. Jam 7 malam, menyiapkan makan malam. Jadi.. mulai saat ini, tolong datang setiap hari, ya” kyuhyun memerintah sungmin seperti tuan memerintah budaknya. Dasar kyuhyun.
“Ng..” jawab sungmin dengan kalimat yg sangat pendek atau mungkin kata yg sangat pendek. Entahlah hanya sungmin dan author yg tahu#selalusehati, plakk..
“Aku harus datang setiap hari? Ini kan aneh. Nanti orangtuaku jadi khawatir.” Sungmin mengakui bahwa ia sedikit khawatir. Apalagi jika masalah tadi terbongkar, bisa-bisa tamatlah riwayatnya
“Vas Bunga” ancam kyuhyun diikuti dengan evil smirk terpasang di wajah tampannya. Sekarang mereka sedang menuju ruang apartemen kyuhyun
“….” Sungmin tak berkutik
“Hei.” Sapa seseorang dari belakang
“Nuguseyo?” Tanya seorang namja yg bisa dibilang lumayan tampan kepada sungmin
“Itu dongsaengku Cho Minho. Minho, mulai hari ini dia akan membantu kita”
“…” Sungmin melihat Minho seperti melihat hantu. Hanya satu kata yg dapat mengekspresikan wajahnya saat ini. SHOCK
“…. Jelek amat” Minho berkata dengan watados-nya (wajah tanpa dosa)

Sungmin’s POV
Apa dia bilang tadi?! Aku jelek?! YA! Memang dia pikir dia siapa berani mengejekku, hah?! Aku heran, kenapa mereka berdua sama evilnya. Apa memang sudah faktor turunan kah?
“hei, Sungmin!”
“eh? Apa?” apaan sih si Kyuhyun? Ngagetin aja.
“ngapain kamu diem aja? Mendingan kamu cpetan nyapu terus belanja deh. Daripada bengong terus kesurupan. Mau?”
Kesurupan? Hiiyy, ogah ah. Ketemu setan macam duo Cho ini aja udah ngeri *minniesiapdibantai*
“kesurupan? Gak, gak mau. Yaudah deh. Sapunya dimana??” tanyaku
“itu.. dipojokan dapur. Sapu yang bersih ya, kami mau tanding game dulu”
“iya” jawabku malas. Huh, masa Cuma gara gara vas bunga sial itu, aku jadi ikutan sial. Kan gak lucu kalo tangan mulus ku jadi kasar, terus wajah cantikku jadi kumel?

Normal POV
Dengan malasnya Sungmin mengambil sapu dan kemudian menyapu tanpa diperdulikan keberadaannya di apartemen Kyuhyun.
.
.
.
10 menit pun berlalu. Setelah selesai menyapu seluruh apartemen, Sungmin segera menghampiri Kyuhyun yang sedang tanding game dengan Minho.
“Kyu, aku sudah selesai menyapu”
“…”
“Hei. Kyuhyun, kau mendengarku tidak?!” teriak Sungmin yang merasa diabaikan
“eh? Apa? Sudah selesai ya?”
“dari tadi, babo -_-“
“yaudah, sana belanja bahan makanan”
“uangnya mana?”
“pakai uang mu saja” jawab kyuhyun santai
“ANDWAE! Aku gak mau! Cepet, mana uangnya?!” teriak Sungmin
“aish, berisik tau gak! Nih nih!” akhirnya kyuhyun pun memberikan uang belanja kepada Sungmin
“oiya, jangan lupa. Gak usah beli sayuran ya!”
“memang kenapa, kyu??”
“aku benci sayuran”
“tapi kan sehat”
“gak ada tapi-tapian. Udah, sana belanja!”
“iya iya, evil-,-”
“apa kamu bilang barusan?”
“gak, aku gak bilang apa-apa kok. Bye!”

Sungmin pun segera pergi berbelanja ke mall dengan kesal. Selama belanja, ia tak henti-hentinya merutuki nasib sialnya saat ini. Tak perduli dengan orang-orang yang melihatnya heran, ia hanya terus berbelanja sambil menyumpah-nyumpahi Kyuhyun.

ToBeContinued~

huwaa, first fanfiction. Yang baca dimohon comment nya yaa

Kamsahamnidaa