Genderswitch

KyuMin FF | GS | Anger, Laugh, and Love

Posted on Updated on

Anger, Laugh, and Love

Genderswitch Fanfiction

Genre : Friendship > kemungkinan bakalan Romance di chapter berikutnya. Karena ini FF Chaptered
Disclaimer : Semua cast disini punya SM Entertainment, keluarga mereka, dan Tuhan. Cerita ini sah buatan author dan teman author.
Rated : T
Pairing :
Cho Kyuhyun as namja
Lee Sungmin as yeoja
Other Cast :
Lee Hyukjae as yeoja (sungmin’s friend)
Choi Minho > Cho Minho (kyu’s brother)
Kim Heechul as yeoja (kyu’s mother)
Cho Hankyung as namja (kyu’s father)
Kim Youngwoon/Kangin as namja (kyu, sungmin, and eunhyuk teacher)
Warn: Typo?, super gaje, DON’T LIKE DON’T READ *kalo bisa*, alur kecepetan
NOTE : Annyeong haseyo yeorobun fanfic ini ngambil dari komik Anger, Laugh, and Love punya Satori Tae sensei.(gak banyak ngambil, banyak yang diedit). It’s our first fanfic
Summary : Nilai sungmin di sekolah tidak begitu bagus. Ketika sungmin memecahkan vas milik kepala sekolah, kyu si pintar menolong sungmin. Tetapi kemudian kyuhyun memaksa sungmin menjadi pembantunya di rumah. Ternyata ketika di rumah kyu berbeda! Sungmin merasa, kyu yg di sekolah bukan kyu yg sebenarnya. Apa sungmin bisa membuat kyu menjadi dirinya sendiri?

The Story Begin
^Normal Pov^
Ruang Kelas 2-1
“Untuk pertanyaan nomor 2…. Sungmin!!”
“Min…sungmin” Bisik eunhyuk kepada sungmin
“LEE SUNGMIN! BANGUN!” Teriak youngwoon atau kangin seonsaengnim. Kangin seonsaengnim adalah guru paling killer di Hanguk Senior High School. #tuh nama ngasal…
“Eh…Selamat pagi, seonsaeng” Jawab sungmin
“DASAR! MEMANG BEGITU YA KELAKUAN ORANG YG NILAINYA BURUK!? GARA-GARA KAMU, NILAI RATA-RATA KELAS KITA JADI TURUN. KAMU HARUS TAHU DIRI DONG! AKU AKAN MINTA WAKIL KEPALA SEKOLAH MEMANGGIL ORANG TUA MU.” Teriak kangin seonsaengnim (lagi) #tabah ya oppa
“Tapi, pelajaran seonsaeng memang membosankan” Elak sungmin
“APA KATAMU!?”
Sungmin mulai merasakan aura kelam nan mistis(?) sang guru pun hanya menjawab #kayak yesung oppa aja. Dihajar cloud..
“Ah, gwenchana.”
“Sudahlah! kyuhyun, coba jawab soalnya!” perintah kangin seonsaeng
“Ne! Yg dimaksud dengan dia di sini adalah guru yg disebut di paragraph sebelumnya. Jadi, jawabannya A.” jawab kyuhyun
Reaksi kangin seonsaeng seketika berubah
.
“Hebat!!! Jawabannya sempurna. Di kelas ini memang kyuhyun yg pintar.” Nada bicara kangin seonsaeng yg tadinya keras langsung melembut.
^Sungmin Pov^
“Hebat! Jawabannya sempurna. Di kelas ini memang kyuhyun yg pintar.” Nada bicara kangin seonsaeng yg tadinya keras langsung melembut.
Huh… kenapa sikapnya beda begitu? Dasar guru pilih kasih!
Skip Time
.
.
Break Time
“KYUHYUN!!! KYYAAAA!!” Aissh!.. telingaku menangkap sinyal berbahaya(?)
“KETERLALUAN! Berisik sekali sih. Mengganggu orang tidur saja.” keluhku
Yah, beginilah rutinitas kelas 2-1 saat istirahat, selalu dikunjungi oleh fans CHO KYUHYUN #Kyu jadi anaknya Siwon
Tiap hari ada saja anak perempuan yg datang untuk mengunjungiNYA.
“Nggak apa-apalah. Kyuhyun kan populer. Banyak yg iri karena kita sekelas sama dia. Lagipula yg tidur kan cuma kamu, Minnie” Eunhyuk mulai angkat bicara. Aku sempat khawatir dengan chingu tersayangku ini, soalnya sejak insiden kangin seonsaeng tadi dia diam saja sih.
“Aku benar-benar nggak mengerti.”
Cho Kyuhyun. Dia sangat sopan. Selalu tersenyum kepada orang sekitarnya. Selalu nomor satu. Juga aktif di OSIS. Dia juga lumayan tampan.
“Aku sih nggak suka orang seperti itu. Karena terlalu sempurna, jadinya membosankan.” Kataku tanpa merasa bersalah
EH? Dia menoleh. Gawat. Dia dengar ya!? Aku dan eunhyuk langsung ber-sweatdrop ria.
Kyu langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain.
Eeh? Dia kok nggak marah sih?
Membosankan… Benar-benar deh, tiap hari membosankan.

^Normal Pov^
Ruang KepSek

“Sungmin hari ini tidur sampai ngiler!” Eunhyuk memulai lawakannya
“Mataku sih terbuka, tapi sebenarnya aku tidur” balas sungmin
HAHAHAHAHAHA..
“HUUH. Kok nggak ada hal yg menarik, ya?”
“Sungmin selalu bilang begitu.” Jaejoong menyahut
“Kalau saja… tiba-tiba… terjadi sesuatu yg menarik.”
DUK!
PRAAANNG!
Sepertinya memang akan terjadi sesuatu yg menarik. Mereka segera mencari arah suara, seketika mereka menatap benda yg jatuh tersebut dengan pandangan horror.
.
.
“Itukan salah satu koleksinya Pak Kepala Sekolah”
Vas koleksi kepala sekolah. Camkan sodara-sodara. KEPALA SEKOLAH#plaak
Kondisi vas tersebut terbelah 2. Harganya pun dijamin mahal. Gosipnya, Pak Kepala Sekolah adalah mantan mafia.
“Halo, anak-anak!” suara ini…
Suara KEPALA SEKOLAH, Whua!
“GRRR! SIAPA YG MEMECAHKAN VASKU YG BERHARGA!?” Keluar deh sisi GELAP Kepala Sekolah yg bijaksana.
“Lee Sungmin. Tamatlah riwayatmu. Pasti aku di suruh mengganti. Kepala sekolah kan membelinya di pelelangan. Lagipula, itu koleksi favoritnya” batin sungmin.
Kyuhyun langsung datang kehadapan sungmin, lalu tersenyum. Tapi senyuman itu sungmin anggap sebagai seringai setan.
“Gawat. Pasti diadukan!” sungmin menjadi semakin panik
“Pak kepala sekolah… saya yg memecahkannya” jawab kyuhyun berbohong
“SAYA MINTA MAAF! Waktu menyapu tadi, saya menyenggol mejanya. Gara-gara tangan saya ceroboh… vas bapak yg berharga jadi pecah” kyuhyun mulai beralasan.
“…….” Belum ada respon dari kepala sekolah
1 detik
2 detik
3 detik
Sampai akhirnya..
“Gwenchana, Kyuhyun ssi. Bapak senang kamu mau jujur. Jangan khawatir”
“Lho, sikapnya tiba-tiba berubah. Kenapa ini?” batin sungmin resah
“Mianhamnida” ucap kyuhyun mengakhiri suasana yg menurut sungmin menegangkan karena bisa saja ia ketahuan yg memecahkan vas tersebut.
“Ayo, kembali bekerja. Jangan ribut” sisi bijaksana kepala sekolah kembali lagi
“Sungmin” panggil kyuhyun. “Nanti bisa ke ruang OSIS? Aku mau bicara”
“N..ne” sungmin yg baru saja merasa lega langsung menjadi khawatir kembali.

Ruang OSIS
“A..hahaha. Tadi gomawo, ne. Aku nggak menyangka kyuhyun mau menolongku. Aku bisa dimarahi habis-habisan sama kepala sekolah. Aku ceroboh, hehehe. Bla, bla..” sungmin menggaruk tengkuknya yg tidak gatal untuk melampiaskan kegugupannya.
“Gwenchana” balas kyuhyun sambil tersenyum manis (evil)
“Ya sudah, kalau begitu. Gomawo, ne. Sampai besok” balas sungmin sambil berusaha pergi dari tempat tersebut
“Chamkanman! Aku mau minta sesuatu”
DEG!
Sungmin mulai sweatdroped.
.
.
“Membantumu? Di rumah?” sungmin bertanya untuk memastikan
“Ne” kyuhyun menjawab tanpa merasa bersalah
“Orang tuaku nggak ada (gak di rumah maksudnya) jadi, aku perlu orang untuk melakukan pekerjaan rumah tangga. Aku sibuk belajar, jadi nggak sempat” ucapan kyuhyun membuat sungmin semakin bingung
“Sungmin bersedia?” belum sempat sungmin mencerna kata-kata tadi, kyu sudah menanyakan pendapatnya
“M..mwo!? chamkanman.. aku sama sekali tidak mengerti. Aku kan nggak ada hubungannya dengan kyu. Kenapa minta hal seperti itu?” sungmin minta penjelasan
“Kamu bilang nggak suka padaku. Baru pertama kali ada yg bilang begitu. Jadi, aku cuma minta padamu. Mana yg lebih baik, mengaku pada kepala sekolah kalau kamu memecahkan vasnya atau menuruti apa yg aku minta?” perkataan kyuhyun terdengar seperti ancaman bagi sungmin
“Jawabannya cuma satu.” Kyuhyun maju lebih dekat kearah sungmin, tepat di depannya.
“Mulai hari ini, kamu adalah pembantuku” perkataan kyuhyun membuat sungmin semakin bingung
“Oh iya, aku punya dongsaeng yg masih smp. Aku tunggu pulang sekolah”
Sungmin belum beranjak dari tempatnya sedikitpun. Sepertinya dia masih shock.
“Mwo…! Apa-apaan, nih?” sungmin berteriak setelah kyuhyun pergi

Pulang Sekolah
Kyuhyun sedang membacakan jadwal pekerjaan rumah tangga yg akan sungmin lakukan mulai hari ini
“Setiap hari, datang jam 6 terus mencuci dan beres-beres. Jam 7, menyiapkan sarapan. Pulang sekolah, menyapu dan belanja. Jam 7 malam, menyiapkan makan malam. Jadi.. mulai saat ini, tolong datang setiap hari, ya” kyuhyun memerintah sungmin seperti tuan memerintah budaknya. Dasar kyuhyun.
“Ng..” jawab sungmin dengan kalimat yg sangat pendek atau mungkin kata yg sangat pendek. Entahlah hanya sungmin dan author yg tahu#selalusehati, plakk..
“Aku harus datang setiap hari? Ini kan aneh. Nanti orangtuaku jadi khawatir.” Sungmin mengakui bahwa ia sedikit khawatir. Apalagi jika masalah tadi terbongkar, bisa-bisa tamatlah riwayatnya
“Vas Bunga” ancam kyuhyun diikuti dengan evil smirk terpasang di wajah tampannya. Sekarang mereka sedang menuju ruang apartemen kyuhyun
“….” Sungmin tak berkutik
“Hei.” Sapa seseorang dari belakang
“Nuguseyo?” Tanya seorang namja yg bisa dibilang lumayan tampan kepada sungmin
“Itu dongsaengku Cho Minho. Minho, mulai hari ini dia akan membantu kita”
“…” Sungmin melihat Minho seperti melihat hantu. Hanya satu kata yg dapat mengekspresikan wajahnya saat ini. SHOCK
“…. Jelek amat” Minho berkata dengan watados-nya (wajah tanpa dosa)

Sungmin’s POV
Apa dia bilang tadi?! Aku jelek?! YA! Memang dia pikir dia siapa berani mengejekku, hah?! Aku heran, kenapa mereka berdua sama evilnya. Apa memang sudah faktor turunan kah?
“hei, Sungmin!”
“eh? Apa?” apaan sih si Kyuhyun? Ngagetin aja.
“ngapain kamu diem aja? Mendingan kamu cpetan nyapu terus belanja deh. Daripada bengong terus kesurupan. Mau?”
Kesurupan? Hiiyy, ogah ah. Ketemu setan macam duo Cho ini aja udah ngeri *minniesiapdibantai*
“kesurupan? Gak, gak mau. Yaudah deh. Sapunya dimana??” tanyaku
“itu.. dipojokan dapur. Sapu yang bersih ya, kami mau tanding game dulu”
“iya” jawabku malas. Huh, masa Cuma gara gara vas bunga sial itu, aku jadi ikutan sial. Kan gak lucu kalo tangan mulus ku jadi kasar, terus wajah cantikku jadi kumel?

Normal POV
Dengan malasnya Sungmin mengambil sapu dan kemudian menyapu tanpa diperdulikan keberadaannya di apartemen Kyuhyun.
.
.
.
10 menit pun berlalu. Setelah selesai menyapu seluruh apartemen, Sungmin segera menghampiri Kyuhyun yang sedang tanding game dengan Minho.
“Kyu, aku sudah selesai menyapu”
“…”
“Hei. Kyuhyun, kau mendengarku tidak?!” teriak Sungmin yang merasa diabaikan
“eh? Apa? Sudah selesai ya?”
“dari tadi, babo -_-“
“yaudah, sana belanja bahan makanan”
“uangnya mana?”
“pakai uang mu saja” jawab kyuhyun santai
“ANDWAE! Aku gak mau! Cepet, mana uangnya?!” teriak Sungmin
“aish, berisik tau gak! Nih nih!” akhirnya kyuhyun pun memberikan uang belanja kepada Sungmin
“oiya, jangan lupa. Gak usah beli sayuran ya!”
“memang kenapa, kyu??”
“aku benci sayuran”
“tapi kan sehat”
“gak ada tapi-tapian. Udah, sana belanja!”
“iya iya, evil-,-”
“apa kamu bilang barusan?”
“gak, aku gak bilang apa-apa kok. Bye!”

Sungmin pun segera pergi berbelanja ke mall dengan kesal. Selama belanja, ia tak henti-hentinya merutuki nasib sialnya saat ini. Tak perduli dengan orang-orang yang melihatnya heran, ia hanya terus berbelanja sambil menyumpah-nyumpahi Kyuhyun.

ToBeContinued~

huwaa, first fanfiction. Yang baca dimohon comment nya yaa

Kamsahamnidaa